Suasana laboratorium sains di SMP Sriwedari Malang tampak berbeda minggu ini. Puluhan siswa terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi sains dan teknologi sederhana yang dirancang untuk memantik rasa ingin tahu serta menumbuhkan minat pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Melalui pendekatan Kurikulum Merdeka, para siswa diajak untuk tidak sekadar menghafal teori, melainkan melakukan eksperimen langsung guna memecahkan masalah nyata di sekitar mereka.
Mengintegrasikan Karakter dan Literasi Sains
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang berfokus pada pembentukan karakter mandiri dan bernalar kritis. Dalam sesi eksplorasi ini, siswa didampingi untuk menciptakan prototipe teknologi sederhana yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah. Beberapa fokus utama dalam kegiatan ini meliputi:
- Pengembangan literasi sains melalui eksperimen berbasis lingkungan.
- Pemanfaatan barang bekas sebagai komponen teknologi tepat guna.
- Penguatan kerja sama tim dalam memecahkan tantangan sains.
"Pendidikan di SMP Sriwedari bukan hanya soal angka, melainkan bagaimana kita menanamkan benih rasa ingin tahu agar siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat yang berintegritas dan inovatif," ujar Kepala SMP Sriwedari Malang.
Keberhasilan program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih percaya diri dalam mengeksplorasi dunia sains. Dengan dukungan penuh dari guru dan fasilitas yang memadai, SMP Sriwedari Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan, inspiratif, dan mampu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman dengan fondasi budi pekerti yang kuat.